Skip to main content

Anak ini Memiliki Nilai Rata-Rata IQ di Atas Einstein

 Halo sahabat blogger ^^
kali ini saya akan Share artikel Anak ini Memiliki Nilai Rata-Rata IQ di Atas Einstein
langsung aja yu kita simak artikelnya.. :)


Setelah Victoria Cowie muncul dengan hasil tes kecerdasan (intelligence quotient/IQ) sebesar 162, kali ini Lauren Marbe mengejutkan para gurunya setelah tes IQ Mensa yang dijalaninya menunjukkan angka 161. Ini berarti, nilai IQ gadis berusia 16 tahun ini lebih tinggi dari Stephen Hawking, Bill Gates, dan bahkan Albert Einstein yang memiliki nilai IQ 160.

Uniknya, Lauren adalah anak seorang sopir taksi. Awalnya, gadis asal Essex, Inggris, ini memiliki impian untuk menjadi seorang artis di West End. Namun, kini dia menjadi salah seorang remaja yang diperhitungkan di komunitas bergengsi Mensa, organisasi yang berisi orang-orang dengan IQ tertinggi di dunia dan masuk dalam daftar satu persen orang terpandai di Inggris.

Siswi yang diprediksi hanya akan memperoleh nilai A dan A+ dalam program kurikulum internasional yang paling populer di dunia untuk siswa berusia 14 sampai dengan 16 tahun atau GCSE ini mengaku terharu sekaligus bangga karena prestasi ini berhasil diraih seorang gadis asal Essex.

"Ini sebuah prestasi dan saya sedikit terharu untuk mengatakannya. Saya berambut pirang, saya mengenakan make-up dan saya juga jalan-jalan dengan teman-teman saya. Saya suka kulit saya yang sedikit gelap dan kuku palsu saya. Jadi, saya kira saya gadis Essex yang selama ini dikenal," katanya seperti dilansir Telegraph.

"Saya suka tinggal di Essex dan saya senang karena saya bisa menunjukkan kepada banyak orang bahwa tidak semua gadis Essex itu bodoh dan cuma sekadar pirang," tambahnya kemudian.

"Galau"

Lauren yang merupakan siswa dari Roding Valley High School, Loughton, Essex, ini menjalani tes IQ Mensa setelah mencetak dua A+ dalam bidang sains. Di musim panas ini, Lauren siap menjalani program GCSE untuk bidang fisika dan matematika serta bersiap meraih gelar sarjana arsitek di University of Cambridge.

Namun, Lauren juga mengakui bahwa dia juga "galau" antara tanggung jawab terhadap kemampuan akademik yang tinggi dan impiannya untuk menjadi seorang penyanyi dan penari profesional.

Selama ini, dia menjadi anggota paduan suara ternama dari tahun 2007 dan pernah tampil di West End. Dia juga masih mengikuti kelas tari dan pelajaran menyanyi, musik rekaman, dan ambil bagian dalam sekolah drama Stage One.

Orangtuanya, David (45) dan Sue Marbe (45), mengaku akan terus mendorong jalan yang akan dipilih oleh Lauren. Namun, mereka tidak pernah menyangka anaknya memiliki kecerdasan yang tinggi.

"Saat hidup di sini, banyak stereotip tentang gadis Essex yang akan menekan namun dia justru memperoleh dukungan dari anak-anak gadis lainnya. Essex sering memperoleh pemberitaan negatif. Orang berpikir bahwa seluruh gadis berambut pirang dan kehidupannya suram. Lauren berambut pirang dan dia mulai mengubah stereotip bahwa semua gadis Essex itu bodoh," kata Marbe.

Einstein sendiri sebenarnya tidak pernah menjalani tes kecerdasan karena belum ada tes kecerdasan modern selama hidupnya. Namun, para ahli memercayai bahwa ilmuwan yang merumuskan teori relativitas itu memiliki IQ 160. Sementara itu, di Inggris saat ini, nilai IQ rata-rata berada di kisaran 100.

Source

Comments

Popular posts from this blog

5 Kebiasaan Buruk Para Jomblo yang Membuatnya Terus Jomblo

Berikut ini 5 kebiasaan buruk para jomblo yang membuatnya terus menjomblo… 1.Syirik Orang Manado bilang mangiri. Alias iri dengki. Nggak senang ngelihat orang lain senang. Senangnya ngejelek-jelekin dan ngecil-ngecilin kebaikan orang lain. “Alaaa, dia sih piala bergilir. Lihat aja, bentar lagi juga dia akan pindah ke pelukan cowok laen. Gua sih amit-amit dapetin dia!” Padahal ke-sirik-an hanya akan membuat kita makin buruk di mata orang lain. Dan pasti di mata Tuhan juga. Nggak ada faedahnya. 2. Citra diri yang negatif “Siapalah saya ini. Tampang pas-pasan. Nggak bisa apa-apa pula. Otak belet, lha nilai kuliah saja hampir tidak pernah bergeser dari C. Dapet B tuh untung. A, wah ajaib benar anugerah-Mu deh. Mana ada yang mau sama saya. Seandainya saya jadi orang lain pun, nggak bakalan koq saya mau punya pacar kayak diri saya begini.” Padahal gambaran kita tentang diri kita sendiri akan sangat berpengaruh terhadap pikiran, perasaan dan sikap hidup kita. ...

Ingin Tampil Cantik diDepan Kamera, Ikuti Ini

Banyak yang kurang merasa percaya diri jika saat bertampil di depan kamera untuk berfoto. Banyak hal faktornya, salah satunya, yakni merasa kurang cantik. Namun, tak usah perlu khawatir lagi, berikut beberapa tips dan trik agar tampil cantik didepan kamera, seperti dilansir dari allyou: 1. Pakai make-up Ketika Anda menerapkan riasan Anda sebelumnya, jangan lupa tiga item penting berikut ini : Mascara, concealer dan blush on. Maskara agar mata terlihat tajam, concealer supaya wajah segar, dan blush on memberikan warna pada pipi Anda. Saat sampai di studio foto tambahkan lipstik agar Anda terlihat fresh dan ceria. Karena, wajah yang cerah akan menghasilkan foto yang bagus . 2. Jangan ambil pose yang datar Pose menentukan hasil gambar. Tak ingin foto Anda dibilang foto KTP? Maka dari itu tentukan pose yang bisa membuat Anda terlihat cantik. Misalnya, jika Anda berdiri, silangkan salah satu kaki Anda ke depan untuk memberi kesan ramping. Kalau ingin tu...

Living Without Fear, Extreme Course For People Phobia In Russia

Jumlah penduduk dunia yang semakin bertambah setiap saat membuat berbagai macam problematika kehidupan di masyarakat, bagi individu yang tidak kuat menahan problematika biasanya akan mengidap gangguan mental, diantaranya fobia dan kecemasan. Banyak sekali orang yang mengidap penyakit fobia dan kecemasan di Eropa. Untuk mengatasi hal tersebut ada salah kursus unik yang bernama ‘Life without Fear’ (Hidup Tanpa Rasa Takut). Hidup Tanpa Rasa Takut adalah kursus di alam yang semakin populer dengan menempatkan penderita fobia dan kecemasan pada serangkaian uji coba yang ekstrim, termasuk berjalan di atas bara panas, duduk di pecahan kaca, berenang di air es dan bahkan makan buah dengan kapas yang terbakar. Ada banyak orang yang mengidap fobia dan kecemasan di seluruh dunia. Banyak negara besar barat bergantung pada ahli psikologi untuk membantu pasien menghadapi dan mengalahkan fobia mereka. Biasanya caranya yaitu penderita harus mengakui ketakutannya, berbicara tentang masalahnya...